Dam

Dam merupakan istilah untuk denda atau tebusan bagi mereka yang menunaikan haji atau umrah, tetapi melakukan pelanggaran ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan. Pelanggaran itu misalnya melakukan larangan-larangan ihram atau tidak dapat menyempurnakan ibadah haji seperti mabit di Mina atau Muzdalifah.

Para ulama telah sepakat bahwa seseorang yang menunaikan ibadah haji akan dikenakan dam apabila kelakukan pelanggarang-pelanggaran antara lain sebagai berikut :

  • Melakukan haji Qiran atau Tamattu.
  • Tidak ihram dari miqat.
  • Tidak mabit di Muzdalifah.
  • Tidak mabit di Mina.
  • Tidak melontar jumrah.
  • Tidak melakukan tawaf Wada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s