Pakaian Ihram

Pakaian Ihram Pria

Pakaian ihram pria terdiri dari dua lembar kain, sehelai melilit tubuh mulai dari pinggang hingga di bawah lutut, dan sehelai lagi diselempangkan mulai dari bahu kiri ke bawah ketiak kanan. Jamaah pria tidak boleh mengenakan celana, tutup kepala dan tidak boleh menutup mata kaki.

Pakaian Ihram Wanita

Bagi wanita, pakaian ihram lebih bebas, tetapi disunnahkan yang berwarna putih. Satu hal yang terpenting ialah menutup seluruh tubuh, kecuali wajah dan telapak tangan mereka dan tidak ada jahitan.

Syarat lainnya bisa disimak berikut ini :

  • Lengan baju mesti sepanjang pergelangan tangan
  • Kerudung yang digunakan harus panjang, tidak jarang, serta menutupi bagian dada.
  • Baju, gaun atau rok harus sepanjang tumit.
  • Memakai kaos kaki.

Sepatu yang dipakai oleh jamaah wanita sebaiknya tidak bertumit dan terbuat dari karet. Jika sepatu bertumit, maka akan menyusahkan gerakan jamaah sehingga jadi susah berjalan. Bahkan bisa membuat kaki terinjak atau tidak leluasa berjalan.

Larangan Saat Mengenakan Pakaian Ihram

Pada saat berihram (memakai pakaian ihram), jamaah dilarang melakukan perbuatan sebagai berikut :

  • Menebang pepohonan
  • Mempermainkan atau membunuh binatang
  • Memotong kuku
  • Menikah, menikahkan (melamar)
  • Melakukan hubungan seks atau bercumbu.
  • Berbicara kotor
  • Bertengkar
  • Mencaci maki

Jamaah harus bersabar sampai tiba waktu Tahallul. Apabila melanggar salah satu ketentuan di atas maka jamaah diwajibkan membayar dam atau denda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s